Perhutani Nganjuk Bersama Departemen Perencanaan dan Pengembangan Bisnis, PHW III Jombang, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan Kediri. (beritanganjuk.com/jal)
BeritaNganjuk.com — Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk Bersama Departemen Perencanaan dan Pengembangan Bisnis, PHW III Jombang, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan Kediri, melakukan peninjauan lapangan atau cek lapangan Kawasan Hutan Bagian Hutan Tritik BKPH Tamanan KPH Nganjuk, pada Selasa (27/1).
Kegiatan dilaksanakan dalam rangka menindak lanjuti surat Pejabat Pembuat Komitmen Pemeliharaan Jalan dan Jembatan UPT PJJ Kediri Wilayah III (Kabupaten Nganjuk) terhadap pemberitahuan rencana pelebaran bahu jalan pada batas Kabupaten Bojonegoro (Pajeng)-Nganjuk (Guyangan).
Dari hasil pemeriksaan di lapangan tim menyimpulkan bahwa lokasi yang dimohon Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan Kediri, belum ada Izin Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) dari Menteri Kahutanan dan berdasarkan wilayah pengelolaan Perum Perhutani berada pada Kawasan Hutan Bagian Tritik BKPH Tamanan KPH Nganjuk. sepanjang ± 5,200 Kilometer.
Dalam kesempatan tersebut Administratur KPH Nganjuk Dwi Puspitasari melalui Kasi Madya Perencanaan SDH dan Pengembangan Bisnis KPH Nganjuk Erjefri M.S. menyampaikan dukungannya atas Rencana Pelebaran Bahu Jalan pada Batas Kabupaten Bojonegoro (Pajeng)-Nganjuk (Guyangan) oleh Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan Kediri dan harapannya untuk selanjutnya ditindaklanjuti dengan permohonan izin Pengguanaan Kawasan Hutan untuk mendapatkan Izin Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan.
“Perhutani KPH Nganjuk mendukung Rencana Pelebaran Bahu Jalan pada Batas Kabupaten Bojonegoro (Pajeng)-Nganjuk (Guyangan) oleh Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan Kediri dengan harapan kami sebelum mendapatkan Izin Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan , sebagaimana tertuang dalam Permen LHK Nomor 7 Tahun 2021 tentang Perencanaan Kehutanan, Perubahan Peruntukan Kawasan Hutan dan Perubahan Fungsi Kawasan Hutan serta Penggunaan Kawasan Hutan, pihak pemohon untuk tidak melakukan kegiatan di lapangan.”, tuturnya.
Sementara itu Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan UPT PJJ Kediri Marsono, menyampaikan terima kasih yang ditujukan ke Perhutani.” Kami sampaikan terima kasih kepada Perhutani yang telah mendampingi peninjauan lapangan yang ditindaklanjuti dengan pembuatan BAPL sebagai bahan pertimbangan dalam pengajuan izin yang ditujukan ke Kementrian Kehutanan untuk mendapatkan persetujuan penggunaan Kawasan hutan.” pungkasnya. (pras/jal)
Berita Nganjuk.Com - Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk bersama PT PG Rajawali I melaksanakan survei lapangan areal budidaya tebu…
BeritaNganjuk.com -- Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk menghadiri undangan Kepala Bappeda Kabupaten Nganjuk yang memfasilitasi permohonan kerja sama penggunaan…
BeritaNganjuk.com -- Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk menghadiri undangan dari Pemerintahan Kabupaten Nganjuk terkait Pembahasan Kerjasama antara Pemerintahan Kabupaten…
BeritaNganjuk.com -- Perum Perhutani KPH Nganjuk mendukung Pemerintah Daerah Kabupaten Nganjuk dengan menghadiri agenda tahunan yang menandai usia ke 1089…
BeritaNganjuk.com -- Perum Perhutani dukung Pemerintah Daerah Kabupaten Nganjuk menggelar do’a bersama dan ziarah leluhur dalam rangka memperingati hari jadi…
BeritaNganjuk.com -- Dalam rangka meningkatkan keamanan kawasan hutan sekaligus memperkuat upaya penanganan bencana alam di wilayah Kabupaten Nganjuk, Administratur Perhutani…