Perhutani dan Cabang Dinas Kehutanan Nganjuk Bahas Progres Budidaya Tanaman Tebu

cdk nganjuk
Pertemuan Perhitani Nganjuk dengan Cabang Dinas Kehitanan Wilayah Nganjuk. (beritanganjuk.com/jal)

BeritaNganjuk.com — Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk bersama Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah Nganjuk menggelar rapat diskusi progres kegiatan budidaya tanaman tebu dalam Kawasan hutan bertempat di Kantor CDK Wilayah Nganjuk, Sabtu (29/11),

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dukungan Perhutani dalam swasembada gula nasional dengan Program Strategis Nasional sesuai Peraturan Presiden Nomor 40 Tahun 2023 tentang Percepatan Swasembada Gula Nasional dan Penyediaan Bioetanol sebagai bahan Bakar Nabati.

Bacaan Lainnya

Perhutani dan CDK Wilayah Nganjuk menegaskan komitmen untuk terus mendukung program tersebut. Salah satu bentuk dukungan Perhutani KPH Nganjuk yaitu dengan bertambahnya keluasan budidaya tanaman tebu yang ada di dalam kawasan hutan.

Sinergi yang terjalin ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan swasembada gula, melalui program swasembada gula yang terus dikembangkan.

Administratur Perhutani KPH Nganjuk, Dwi Puspitasari, yang diwakili Kasi Madya PPB KPH Nganjuk Erjefri Muhamad Safe’i menyampaikan paparan terhadap luas budidaya tanaman tebu serta mengapresiasi atas dukungan dan sinergi CDK Nganjuk dalam program budidaya tanaman tebu di di wilayah kerja Perhutani.

“Perhutani KPH Nganjuk dalam budidaya tanaman tebu dimulai dari tahun 2022 dan sampai sekarang tahun 2025 total seluas 304,34 Ha, dan tentunya akan terus bertambah sampai dengan tahun 2032,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Suminta S.Hut Kepala Seksi Tata Kelola dan Usaha yang mewakili Kepala CDK wilayah Nganjuk menyampaikan terima kasih kepada Perhutani KPH Nganjuk atas kerjasama yang terbangun dalam pelaksanaan program Swasembada gula di wilayah setempat.

“Kami sampaikan terima kasih kepada Perhutani yang telah hadir melakukan diskusi dengan kami, kegiatan ini dalam rangka penyiapan bahan Rapat Kerja dengan Gubernur Jawa Timur terkait dengan percepatan swasembada gula di Jawa Timur”, terangnya.

Secara umum, pelaksanaan rapat diskusi progres kegiatan budidaya tanaman tebu antara Perhutani denagn CDK Wilayah Nganjuk telah berjalan baik. Kami berharap koordinasi dan sinergi ini terus terjaga sehingga pelaksanaan program di lapangan semakin optimal,” tegas Suminta. (jal)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *